Penjelasan Kenapa Orang Indonesia Pendek dan Orang Bule Tinggi

Sudah bukan rahasia lagi, kalau orang indonesia memiliki ukuran tubuh yang lebih pendek dari pada bule. Perbedaan tinggi fisik ini sebenarnya bukan cuma antara bule dan indonesia saja, namun secara umum, orang asia memiliki postur tubuh lebih pendek dari pada orang-orang yang tinggal di belahan bumi barat, seperti eropa, timur tengah, dan amerika. Lantas kita penasaran apa yang menyebabkan tubuh orang orang asia begitu pendeknya jika dibandingkan dengan orang eropa sana?

tinggi orang eropa vs indonesia

Sebagai fakta pembanding, tinggi pesepakbola top dunia lionel messi adalah 169cm. Dan jika kita melihat atau menonton Messi bertanding di televisi, ternyata Lionel Messi adalah pemain dengan tubuh paling pendek jika dibandingkan dengan para pemain lainya. Sementara jika Messi bermain dengan sekumpulan pemain indonesia, bisa dipastikan Messi sudah masuk kedalam golongan pemain dengan tubuh paling tinggi, atau minimal rata2.

Dan memang begitulah faktanya, ibarat kata, Messi dengan tinggi 169cm, jika diindonesia perbandinganya adalah andik vermansyah yang memiliki tubuh 160cm. Sebab rata2 tinggi orang eropa adalah 170-190cm. Diatas 190cm, sudah termasuk sangat tinggi. Seperti zlatan ibrahimovic yang memiliki tinggi badan 192cm. Sedangkan rata2 tinggi badan orang asia (indonesia) adalah 163-175cm. Diatas 175cm sudah termasuk sangat tinggi, dan dibawah 163cm, sudah termasuk pendek.

Faktor Makanan

Kalau berbicara fisik, jelas kaitanya no 1 adalah genetika. Namun genetika juga tidak serta merta datang begitu saja. Sebut saja orang asia pendek karena diturunkan dari orang tua. Lantas orang tua pendek datang dari mana? tentu hal yang paling terkait dengan ini adalah faktor makanan. Apa yang orang asia makan jelas berbeda dengan yang orang eropa makan sehari-hari. Jika kita perhatikan, menu-menu masakan eropa dan amerika biasanya tinggi protein. Seperti daging, roti gandum, keju dan sejenisnya.


masakan eropa yang kaya daging sayuran dan sedikit karbohidrat

Menu makanan orang eropa, amerika dan timur tengah biasanya, hanya sedikit karbohidrat, yakni roti dan mungkin sedikit kentang dan jagung. Namun dagingnya seabrek. Berbeda dengan makanan asia yakni lebih banyak karbohidratnya, sedangkan proteinya bisa dibilang kurang, atau bahkan sangat kurang. Makan daging mungkin setahun sekali pas lebaran haji.


Makanan indonesia yang kaya karbohidrat sedikit protein

Sedangkan faktor pertumbuhan fisik manusia jelas, yang membuat tumbuh kembang tubuh adalah protein. Protein yang membangun massa otot, tulang (rangka) hingga mempengarungi manusia itu tinggi atau pendek. Sedangkan fungsi karbohidrat adalah untuk energi, energi akan cepat terbakar habis setelah dimakan, dan harus diisi lagi beberapa jam kemudian. Sedangkan jika protein, dan lemak lebih lambat terbakar, dan bisa disimpan menjadi cadangan makanan jika tidak diperlukan untuk pertumbuhan.


Faktor Lingkungan

Lalu selanjutnya mari kita pelajari kenapa orang eropa lebih banyak makan protein ketimbang orang asia yang lebih banyak makan karbohidrat? Jawabanya adalah karena lingkungan dimnaka kita masing masing  tinggal. Eropa adalah sebuah daratan yang keras dan tandus. Kalau panas ya panas banget berupa gurun pasir. Kalau dingin ya menusuk sampai turun salju. Di eropa, timur tengah, dan amerika dan sebagian asia utara seperti rusia tanaman sulit tumbuh. karena musim yang keras dan tidak bersahabat.

cuaca eropa yang tandus

Akibat dari pada kondisi alam ini, manusia2 disana bertahan hidup tidak dengan memakan tanaman (karbohidrat) tapi lebih dari berburu. Kondisi alam yang keras inilah yang mengharuskan manusia manusia eropa mengkonsumsi daging (protein) untuk bertahan hidup. Kalaupun ada karbohidrat ya tidak sebanyak di asia, hanya kalau cuaca dan iklim sedang bersahabat. Dan biasanya karena karbohidrat yang langka, penduduk eropa menjadikan karbohidrat olahan seperti roti gandung, roti jagung dll.

Berbeda dengan asia, mulai dari utara seperti cina, jepang, thailand, vietnam, hingga ke khatulistiwa seperti philipina, malaysia apalagi indonesia, tanaman sangat mudah sekali tumbuh. Kalau kita sering mendengar lagu, orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Begitulah suburnya tanah asia lebih2 tanah indonesia. Maka bercocok tanam karbohidrat sangat mudah. Jika kita perhatikan, di asia rata2 makanan pokok adalah nasi, yang mana ini penghasil 100% karbo. Karena suburnya tanah inilah yang menjadikan orang asia tidak perlu repot-repot berburu daging untuk bertahan hidup sebagai orang eropa.


dan inilah indonesia yang terkenal akan kesuburanya

Dampaknya tentu saja jelas kan, daging penghasil protein yang membangun tubuh sementara karbihidrat penghasil energi. Logika kita tentu sudah dengan sangat sederhana bisa menjelaskan kenapa orang asia lebih pendek dari pada orang eropa. Maka kalau anda pernah dengan ceramah caknun, orang indonesia ini sesungguhnya hidupnya terlalu enak, lingkunganya enak makanya lemah. Tak sebagaimana orang orang eropa, rusia yang ditempa oleh lingkungan yang begitu keras untuk bertahan hidup. So, kalau anda pengen tinggi, coba deh, menu makanan sehari2nya diubah, lebih banyakin protein ketimbang karbohidrat.

0 Response to "Penjelasan Kenapa Orang Indonesia Pendek dan Orang Bule Tinggi"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *