Begini Isi Lengkap Surat BJ Habibie pada Jokowi yang Bikin Eksekusi Mati ditunda

Tepat tengah malam jumat kliwon 29 juli 2016, indonesia kembali melaksakan eksekusi mati terhadap 4 orang terpidana mati kasus narkoba, mereka adalah 1. Freddy Budiman (37)
2. Michael Titus (34)
3. Humprey Ejike (40) 
4. Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane (34). Freddy budiman adalah nama yang sering disebut sebut karena pada eksekusi tahap pertama freddy sempat pula batal dieksekusi.

Diiringi hujan lebat dan petir menggelegar, peluru dari regu tembak telah menembus jantung para terpidana mati dan mencabut nyawa mereka, namun ada cerita lain mengiringi eksekusi ini.

10 terpidana mati lainya, ditunda eksekusi dari rencana semula yang beredar kabar akan melakukan eksekusi terhadap 14 terpidana. Mereka yang masih bisa menghirup udara pagi adalah:

1. Zulfiqar Ali
2. Obinna Nwajagu
3. Ozias Sibanda
4. Meri Utami
5. Gurdip Singh
6. Frederik Luttar
7. Eugene Ape
8. Pujo Lestari
9. Agus Hadi
10. Okonkwo Nongso Kongleys.



yang menarik batalnya eksekusi ini kemudian dikaitkan dengan surat presiden BJ habibie pada presiden jokowi sesaat sebelum eksekusi dilaksakan. Diduga kuat surat ini yang membuat eksekusi beberapa orang dibatalkan, termasuk yang tersebut dalam surat presiden bj habibie diatas. Berikut petikan lengkap isi surat bbj habibie pada presiden jokowi


BJ Habibie 

Kepada Yth
Bapak Joko Widodo
Presiden Republik Indonesia
di Jakarta

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada Bapak Joko Widodo dalam menunaikan tugas dan amanah bangsa Indonesia.

Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Bapak Presiden yang Terhormat,

Saya memahami bahwa dalam beberapa hari lagi, eksekusi beberapa tahanan yang telah divonis hukuman mati akan dilaksanakan.

Dari laporan para advokat dan lembaga swadaya masyarakat yang telah mempelajari kasus-kasus hukuman mati tersebut, warga negara Pakistan Zulfikar Ali ternyata tidak bersalah.

Saya menghimbau kepada Bapak Presiden untuk meninjau/mempertimbangkan kembali keputusan eksekusi tersebut di atas.

Pada kesempatan ini saya pula ingin menyarankan kepada Bapak Presiden untuk mempertimbangkan kembali penetapan kebijakan moratorium pada hukuman mati.

Lebih dari 140 negara di dunia sudah menetapkan kebijakan moratorium dan/atau menghapuskan hukuman mati. Saya memahami betul tantangan penyalahgunaan narkoba di negara kita.

Apakah hukuman mati akan mengurangi peredaran dan penggunaan ilegal narkoba?

Ternyata sangat mungkin memerangi narkoba tanpa penetapan hukuman mati, seperti yang telah dilakukan oleh Swedia dan beberapa negara lainnya.

Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak Presiden, saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam hormat,

Bacharuddin Jusuf Habibie

0 Response to "Begini Isi Lengkap Surat BJ Habibie pada Jokowi yang Bikin Eksekusi Mati ditunda"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *