7 Prinsip Tentara Amerika Baik Untuk ditiru

Akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan dari berbagai media mengenai ulah-ulah remaja Indonesia yang makin hari makin memprihatinkan. Entah apa yang dipikirkan mereka sehingga mampu melakukan hal yang kadang-kadang diluar nalar kita. Memang masa remaja adalah masa-masa dimana seorang manusia mengalami banyak perubahan sekaligus penasaran akan banyak hal disekitarnya, parahnya, jika rasa keingintahuan tersebut terjadi tanpa adanya pengertian dan pengawasan yang baik.



Saya pribadi menilai fenomena ini terjadi karena adanya pembiaran, baik dari pihak yang paling dekat yaitu orang tua, keluarga, serta lingkungan sekitar, namun tidak terlepas juga dari peran publik dan media sekaligus pemerintah.Publik dan media dinilai seringkali salah dalam memberikan hiburan serta didikan kepada generasi muda Indonesia, ditambah pemerintah yang seperti terlihat acuh atau tidak peduli, ini bisa dilihat dari jarang adanya kebijakan khusus yang dilakukan dalam rangka mendidik generasi muda jaman sekarang, baik secara spiritual apalagi moral.

Ditambah mental generasi muda itu yang mungkin memang sudah terlanjur bobrok sehingga sekalipun ada tindakan atau usaha yang baik mereka pasti menolak bahkan memberontak.

Saya pribadi berpendapat, bahwa untuk memutarbalikkan pola pikir generasi muda saat ini adalah hal yang cukup sulit serta butuh proses yang panjang. Satu hal yang yakini, bahwa pendidikan dasar militer adalah hal yang dianggap ampuh untuk merubah pola pikir mereka.

Kenapa? Seperti yang kita tahu, dunia militer itu keras, untuk menghadapi generasi muda seperti sekarang ini kita tidak cukup sekedar melakukan sosialisasi, pendidikan moral di sekolah, seminar dsb, mereka cenderung keras dan memberontak, untuk itu hadapi tembok pola pikir yang keras itu dengan lebih keras, hingga mampu memecahkannya. Meskipun saya tahu, banyak pihak yang mungkin tidak setuju dengan pendapat saya.


Paling tidak 7 prinsip yang terkadung dalam kemiliteran ini semoga mampu menjelaskan apa yang saya ingin utarakan, saya mengangkat prinsip atau nilai seorang tentara yang berupa akronim atau singkatan LDRSHIP, dari US Army (Angkatan Darat Amerika Serikat)


1. LOYALTI - KESETIAAN


Kesetiaan yang dimaksud disini bukan sekedar setia sama pasangan atau pacar, tetapi kesetiaan generasi muda yang harus dibangun baik pada bangsa, negara, juga agamanya. Dalam pendidikan militer, seseorang diajarkan untuk setia kepada apa yang diyakini, dianut, dan disayangi, untuk itu hal itu harus diterapkan dengan baik, juga dengan kadar yang pas (supaya tidak salah tafsir), jika generasi muda diajarkan dan menerapkan prinsip ini maka niscaya mereka akan menjadi lebih baik.




2. DUTY - KEWAJIBAN


Duty disini bukan berarti sempit yaitu yang berarti tugas semata, tetapi disini adalah kewajiban, seseorang harus sadar akan kewajibannya. Di dalam pendidikan militer, generasi muda dapat diajarkan bagaimana mengemban sebuah amanat dan kewajiban, sehingga di kehidupan sehari-harinya dia diharapkan bisa menyadari kewajibannya sebagai manusia, sebagai bagian dari keluarga, masyarakat, sebagai pelajar dan mahasiswa, sehingga dia diharapkan dapat memenuhi kewajibannya dengan baik (misalnya tidak melanggar hukum).





3. RESPECT - MENGHARGAI


Perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu memperlakukan dirimu sendiri. Dalam pendidikan militer, meskipun terkenal keras dan tegas, namun seseorang akan diajarkan kesantunan, baik kepada atasan maupun rekan satu tim, sehingga jikagenerasi muda mempunyai pola pikir respek, mereka diharapkan dapat menghargai dan memperlakukan orang sekitarnya dengan baik.

Misalkan ketika ditilang polisi, atau guru dan dosen berpendapat kita salah, orang yang baik harus menghargai, apalagi kalau kita salah ya kita jangan melawan, apalagi membentak, kalaupun kita tidak salah kita masih bisa menyatakannya dengan cara yang baik namun tegas. Bayangkan, orang lain itu adalah orangtua atau keluarga kita.

Bahkan dalam berperang dan memperlakukan tawanan perang juga ada hal yang harus diperhatikan, seorang prajurit harus menghargai lawannya yang menyerah, karena mereka harus menyadari bahwa mereka adalah sama-sama manusia.






4. SELFLESS SERVICE - MELAYANI TANPA PAMRIH

Seorang prajurit dididik untuk membela bangsa dan negaranya (dalam hal ini khususnya perang) untuk membela tanpa pamrih, dalam hal ini mereka tidak memikirkan keuntungan atau pengakuan.Komitmen dan kerendahan hati yang baik dibutuhkan untuk dapat melakukan hal ini.

Andai saja generasi muda masa kini, mempunyai jiwa melayani tanpa pamrih, niscaya mereka akan menjadi pribadi yang baik dan teguh, mereka jadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar juga alam. Mereka akan menjadi orang yang mau bekerja dan berprestasi tanpa harus ada embel-embel imbalan baik dari sekolah maupun orang tuanya.






5. HONOR - Kehormatan

Banyak sekali remaja masa kini yang memberontak dan membangkang, dalam tahap yang menurut saya sudah kelewatan, mereka melawan guru bahkan orangtuanya sendiri. Mereka mungkin lebih hormat sama pacar atau bahkan teman sepergaulannya Bahkan ketika mereka salah pun mereka tetap membela diri

Dalam pendidikan militer, pola didik yang keras membuat seseorang akan menghormati atasannya atau pelatihnya, andai generasi muda sekarang digembleng dengan pendidikan dasar militer, mereka harus diajarkan hormat, pada orang tua, guru, teman, orang yang lebih tua, dan bukan sekedar hormat secara harfiah menggunakan tangan semata






6. INTEGRITY - INTEGRITAS

Melakukan apa yang benar, legal dan bermoral. Integritas adalah kualitas diri seseorang yang wajib dimiliki. Dalam dunia pendidikan militer yang keras dan tegas, seorang prajurit tetap diajarkan kejujuran, tidak melanggar hukum, dan bermoral. Seperti poin yang menghargai orang lain (Respek), diharapkan dengan mengemban prinsip integritas generas muda masa kini akan menjadi orang yang menjunjung tinggi nilai luhur, moralitas, kejujuran. Niscaya dapat menjadi generasi yang baik untuk bangsa dan negaranya.





7. PERSONAL COURAGE - KEBERANIAN

Yang terakhir, tentunya seorang prajurit dididik untuk menjadi pribadi yang berani. Berani disini bukan keberanian yang membabi buta yang tergolong nekat, bukan sekedar berani mengandalkan fisik semata, seperti kerbau. Tentunya, berani karena benar. Berani membela yang benar dan lemah, berani menyatakan sebuah kesalahan, berani mengakui kesalahan, berani mengambil resiko dan berani bertanggung jawab. Berani disini adalah keberanian yang memang harus dilakukan dan telah diperhitungkan secara matang.

Generasi muda jaman sekarang masih ada yang baik, masih ada yang benar, oleh karena itu mereka harus dilengkapi dengan mental yang berani, berani menyatakan jika diri sendiri atau temannyaa salah. Berani berdemokrasi yang baik, melawan arus yang salah, hingga diharapkan nantinya mereka akan melemahkan generasi muda yang bandel dan nakal disekitarnya, dan menginspirasi banyak orang





Seperti itulah kurang lebih penjabaran yang saya maksud dengan mengambil inspirasi dari Soldier Values of US Army (LDRSHIP). Prinsip tersebut meskipun didengungkan oleh US ARMY namun prinsip diterima dan diakui secara luas oleh kemiliteran dan nilai-nilai seorang prajurit.


Saya yakin, pendidikan dasar militer adalah salah satu metode yang tepat untuk merubah pola pikir remaja Indonesia masa kini yang makin hari makin memprihatinkan.


Sekian thread dari saya pada malam hari ini, maaf kalau repost, maaf kalau kurang berguna, kirannya tulisan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan

sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/5708e92a529a45c2738b4567/7-prinsip-dalam-us-army-yang-harus-diterapkan-pada-remaja-masa-kini

0 Response to "7 Prinsip Tentara Amerika Baik Untuk ditiru"

Poskan Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *