Cerita Sedih Tentang Ibu Ketika Anaknya merantau... Baca!! Bikin nangis di Hari Ibu

Ibu adalah orang yang paling mencintai kita didunia ini. tak ada kasih sayang sebesar kasih sayang ibu. Ini postingan khusus bagi kamu yang merantau meninggalkan kampung halaman dan meninggalkan keluarga, termasuk ibu, bapak.

Berikut ini keadaan atau yang ibumu lakukan ketika kamu berada di perantauan, entah untuk menuntut ilmu kuliah, atau bekerja. 


1. Bingung mau sms dan telepon

Orangtua memang berbeda dengan kamu yang sudah akrab dengan teknologi. Jadi maklum jika orangtua terkadang memaksa kamu untuk mengajarinya menggunakan handphone. Itu semua tujuannya cuma satu supaya mereka bisa tetap berkomunikasi dengan anaknya saat jauh.


2. Merasa ada yang hilang di rumah


Rumah yang selalu ramai dengan celoteh anak-anaknya tiba-tiba saja sepi begitu saja. Sudah tidak ada anak yang merengek minta makan atau uang jajan. Tentu saja hal itu membuat ibumu sedih dan kesepian.


3. Terkadang merasa menyesal karena pernah
mengomeli anaknya


Jika anak di rumah pasti sering menerima omelan dari ibunya.

Tapi ketahuilah ibu mengomel itu karena beliau sayang banget sama kamu dan ingin yang terbaik. Bahkan saat kamu sudah pergi, di dalam rumah ibu pasti menyesal sudah pernah marah-marah dengan kamu. PERCAYALAH


4. Khawatir berlebih jika ada bencana di kota
tempat anaknya merantau


Ibumu di rumah langsung menelepon menanyakan kabarmu. Itu sudah pasti, mereka khawatir dengan keadaan anaknya. Meski gempa itu tak terlalu berasa di kamu namun bagi ibumu itu sudah cukup membuat jantungnya berdetak lebih kencang. Ibu hanya ingin tahu anaknya baik-baik saja.

5. Diam-diam ibu akan menabung


Saat kamu memutuskan untuk pergi merantau, saat itu juga ibumu akan berusaha mengumpulkan uang sedikit demi sedikit.
Buat apa? Ya buat mengunjungi kamu di kota perantauan, memastikan kamu hidup dengan layak di kota itu.


6. Tiba-tiba membuat akun media sosial untuk tahu kegiatan anaknya


Pernah nggak sih kamu merasa kesal saat tahu tiba-tiba ada permintaan pertemanan di Facebookmu? Dan saat dibuka ternyata dari ibumu sendiri. Tentu kamu akan kesal karena merasa privasimu di dunia maya terganggu.
Eitts jangan begitu, ibu hanya ingin tahu apa yang dilakukan anaknya di luar sana, tidak kurang dan tidak lebih.
Bahkan kamu harus tahu ibu menghabiskan banyak waktu, tenaga dan merepotkan mas-mas warnet hanya untuk membuat akun Facebook saja lho.



7. Menyiapkan kata-kata pamungkas untuk
tetangga


Yang namanya tetangga pasti ada saja yang kepo.
Tahu kamu keluar kota untuk merantau, pasti mereka akan merecoki ibumu dengan berbagai pertanyaan.
Wah anaknya kuliah di mana Bu? Kerja dimana? Gajinya berapa? Itu pertanyaan yang kerap dilontarkan.

Dan ibumu akan menjawabnya dengan senyum
kebanggaannya dan berkata bahwa kamu baik-baik saja di sana.



8. Beli handphone mahal hanya untuk video call denganmu


Telepon dan sms saja dirasa tidak cukup untuk ibumu.

Mereka ingin melihat wajahmu apakah kamu di sana sehat-sehat saja. Oleh karena itu mereka rela keluar uang banyak hanya untuk membeli handphone mahal dengan fitur terbaru. Padahal hanya digunakan untuk sms, telepon dan video call doang.



9. Repot luar biasa saat kamu mengabarkan akan pulang



Ibu mana yang tak senang saat tahu anak yang sudah lama pergi merantau tiba-tiba mengabari akan pulang? Tentu mereka akan repot luar biasa menyiapkan semuanya.

Ibu akan memasakkan semua makanan favoritmu, membersihkan kamarmu hingga membelikan apa saja yang kamu mau.


10. Terkadang merasa kamu akan pergi selamanya


Seiring dengan sibuknya pekerjaan atau tugas kuliah terkadang kamu lupa untuk pulang. Dan di rumah akan ada ibu yang merasa sedih luar biasa. Terkadang ibu merasa kamu tak akan kembali. Belum lagi jika kamu pergi untuk menikah, rasanya peran beliau selama ini sebagai ibu terhenti begitu saja. Anak yang paling disayanginya sudah punya keluarga sendiri. Dan tiba-tiba rasa takut akan menyergap mereka karena takut ditinggalkan.

0 Response to "Cerita Sedih Tentang Ibu Ketika Anaknya merantau... Baca!! Bikin nangis di Hari Ibu"

Poskan Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *