Mengatasi Kucing Muntah Tidak Mau Makan

Pasti kita merasa khawatir jika kucing kesayangan yang biasanya lincah kini menjadi lemas, kerjanya tidur melulu, dan yang parah adalah tidak mau makan dan minum. Begitupun cerita dengan kucing saya beberapa hari yang lalu, entah sakit apa namanya yang menyerang kucing ini, hingga tampak lemah dan lesu, tidak mau makan dan minum. Berawal dari beberapa hari yang lalu saya kasih roti selai, karena kucing saya ini minta-minta jadi saya kasih. eh, malamnya langsung muntah2, paginya sudah tidak mau makan dan diam-diam aja. Hingga 3 hari doi gak mau makan sampe badanya kurus kering. Hiks. saya searcing kesana kemari mencari tips dan cara mengatasi kucing muntah dan tidak mau makan. Biasanya makanan kesukaanya adalah ikan dan makanan kucing kalengan kini makanan kesukaan itupun tak sudi dia sentuh. Kasihan sekali.



Berikut pertolongan pertama yang dapat diberikan saat anjing atau kucing muntah:

1. Jangan memberikan makanan padat apapun segera setelah hewan muntah, ini hanya akan membuat hewan muntah kembali. Belilah di apotek sebotol cairan infuse yang bisa diminum, contohnya adalah renalyte, dan berikan ke hewan yang muntah beberapa kali tersebut sebanyak 5 cc yang dipipetkan setiap setengah jam apabila hewan sama sekali tidak mau minum untuk mencegah dehidrasi. Ada baiknya menyimpan cairan seperti ini di kulkas anda sebagai persediaan sewaktu-waktu terjadi kondisi yang tidak diinginkan.

2. Berikanlah ke anjing atau kucing anda obat untuk mengatasi perih lambung yang dijual bebas dan biasa digunakan di manusia dengan dosis yang diatur sesuai berat badan hewan. Untuk kucing dan anjing berbobot kurang dari 5 kg berikan sebanyak ¼ dosis manusia, untuk anjing berbobot antara 6 kg hingga 15 kg berikanlah ½ dosis manusia, untuk anjing lebih dari 16 kg berikanlah sama dengan dosis manusia.

3. Jangan meletakan hewan di tempat dingin, letakkan di tempat yang hangat dan cukup udara.

4. Apabila setelah dilakukan pertolongan pertama tersebut, anjing atau kucing masih mengalami muntah 1×24 jam maka sebaiknya segera secepatnya dibawa ke dokter hewan.

Pada saat anjing atau kucing mengalami muntah yang terus menerus, hewan akan kehilangan banyak cairan atau dehidrasi, berikut cara mudah yang bisa dilakukan pemilik untuk melihat apakah hewan mengalami dehidrasi atau tidak:

1. Buka kelopak mata bawah hewan, lihat warna lapisan di balik kelopak mata. Warna pada hewan normal adalah merah muda, apabila berwana pucat maka hewan mengalami dehidrasi.

2. Tarik kulit di punggung hewan. Secara normal dalam waktu 1 atau 2 detik kulit yang ditarik akan kembali ke posisi semula alias elastic, namun apabila kulit yang ditarik lama kembali ke posisi semula maka anjing atau kucing mengalami dehidrasi.

Namun anda tidak perlu kuatir jika anda tidak terlalu faham dengan metode pengobatan hewan kucing diatas. Anda tahu, kucing saya juga mengalami hal yang sama yakni muntah tidak mau makan, behkan selama lebih dari 2 hari. Saya pasrah kucing tersebut mungkin akan segera mati. Namun keesokan harinya yakni sudah pada hari keempat, kucing tersebut perlahan sudah mulai mau minum beberapa teguk bubur kacang ijo yang saya berikan. hehe. tapi cuma minum airnya doang,buburnya kagak dimakan. Nah mungkin ini bisa jadi tips untuk kamu yang kucingnya gak mau makan, coba kasih sesuatu makanan yang manis manis dan harum kayak bubur kacang ijo atau apapun. Kalau tu kucing udah mau icip2 tuh artinya bakal segera sembuh

3 Responses to "Mengatasi Kucing Muntah Tidak Mau Makan"

  1. artikel yang sangat menarik.
    Duh saya juga lg mengalami masalah yg sama pada peliharaan kucing kesayangan saya saat ini. Awalnya pagi hari masih mau makan seperti biasa, pas siangnya kucing tiba2 muntah2 tanpa sebab, dan setelah itu ga mau makan dan minum sama sekali. Karna sering muntah2 dan ga mau makan sm sekali akhirnya saya bawa ke dokter hewan. di sana di kasih suntikan dan pulangnya di kasih obat. kendalanya si kucing agak susah membuka mulutnya, saya agak paksa sedikit tangan saya yg kena sasaran cakar mlulu karna si kucing agak mberontak waktu di paksa buka mulutnya. hanya sedikit obat dan cairan yang bisa masuk, tp selang beberapa menit muntah2 lagi dan otomatis semua yang masuk di kluarin lagi. sekarang dah menginjak hari ke dua dan keadannya masih tetap sama. Saya agak sedikit bingung juga musti gimana lagi mengatasinya, ada sedikit rasa pasrah juga, tapi ngeliahat keadaan kucing kesayangan lemas kasihan juga sampai2 istri saya nangis ngliatnya karna sedih.

    BalasHapus
  2. beberapa hari yang lalu kitten saya juga mengalami muntah dan diare. Banyak saran yang mengatakan disuruh kasi susu beruang. namun saya ragu jika susu beruang mengandung laktosa makan akan memperparah diarenya.
    sementara saya tidak tahu alamat dokter hewan di seputaran kota saya. akhirnya saat googling, saya semakin takut jika kehilangan kitten saya. kucing sakit tidak ada obat kecuali imun kucing sendiri. dan imun didapat hanya dari makanan nutrisi yang kucing makan. jalan satu-satunya kucing harus makan. saya pun ke pet shop dan beli Royal canin recovery yang cair itu ( maaf tdk bermaksud promo ), Vitamin Virbac tapi yang eceran saja ( setube 12500 disini ) dan spet suntik yang 1 cc ( buang jarumnya ). sehari virbac dosis nya 1 sendok teh, saya bagi 3x makannya. kalau kucing susah makan virbac, saya campur dengan royal canin recovery plus air dikit. saya terus telateni rawat kitten kasi makan tiap 1 jam sekali 2 spet. dan jangan lupa kasi waktu beberapa jam, kucing untuk beristirahat dengan tidur dan jauhkan dari hawa dingin, kucing suka tidur di lantai saat sakit. biasanya muntahnya berangsur angsur hilang dan saat dia sudah mulai tidak rewel saat dispet, tambah porsi nya menjadi 3 spet tiap jam. di hari kedua cobalah sodorkan makanan kesukaan dia, kalau kitten ku suka ikan lele. Jika dia sudah memberi tanda doyan makan, spet boleh tetap diteruskan atau dihentikan. Dan tetap hindari memberi dry food dulu sampai kucing benar-benar sembuh. Nah itu pengalamanku,,, terima kasih telah membuat blog tempat berbagi

    BalasHapus

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *